Rabu, 21 Agustus 2013

Cara Instal ulang Windows XP menggunakan Flashdisk

Filled under:

#Tutorial :
- Nyalakan komputer normal
- Extract PeToUSB_3.0.0.7.zip
- Masukan Flashdisknya ,
   NB : Backup dulu data data penting yang ada di flashdisk mu ke harddisk PC kamu karena software ini akan memformat flashdisk kamu.
- Buka PeToUSB.exe maka akan tampil seperti gambar di bawah :



- Perhatikan gambar yang di beri kotak hijau , pastikan itu sama dengan letak flashdisk kamu yang mau di format, kalo sudah klik
- Jika ada gambar confirmasi seperti gambar di bawah klik saja

- Jika ada lagi klik lagi

- Dan jika proses format selesai akan tampil confirmasi seperti gambar di bawah , klik lalu tutup program PeToUSBnya :

- Tahap selanjutnya masukan CD instalan Windows XP kamu.
- Extrac file yang bernama usb_prep8.zip yang di download tadi
- Buka usb_prep8.bat nanti kamu akan menemukan jendela CMD berikut :

- Tekan sembarang tombol lalu tekan dan tekan ( Untuk membuka dimana disk instalan Windowsnya ),otomatis jendela baru akan terbuka, lalu cari dimana CDROM Windows XP yang tadi , misal di G : lalu klik , bila kurang jelas lihat gambar berikut :

- Selanjutnya tekan angka lalu tekan ( Untuk menulis dimana letakflash diks mu ), tulis posisi flashdisk kamu misal di J : ,lalu tekan lagi
- Kemudian tekan dan tekan ( Untuk Memulai proses pengcopyan,
- Berikutnya tekan angka ,lalu tekan ( Untuk menyetujui pengcopyan ) seperti pada gambar :

- Jika ada tulisan Press any Key bla bla bla.... tekan sembarang tombol , dan silahkan anda tunggu sampai proses pengcopyan selesai.

- Tanda pengcopyan selesai dari CD akan ada jendela seperti di bawah, dan tekan lagi sembarang tombol :

- Sekarang proses pengcopyan dari harddisk ke flashdisk , jika ada confirmasi seperti gambar di bawah klik .


- Tunggu beberapa saat sampai proses selesai:

 - Jika ada Confirmasi seperti gambar berikut , klik lagi :

- Akan ada lagi , silahkan klik lagi sob :
 - Terakhir tinggal tekan sembarang tombol 2 kali , nanti otomatis jendela CMD akan menutup sendiri ,Selesai dah , sekarang tinggal atur BIOS di PC yang mau instal ulang memakai Flashdisk tadi , 
Atur First boot Devicenya menjadi USB Hard Drive/Flash Driver.
        Second boot Devicenya menjadi HDD0 atau IDE0 (Harddisk)
        Third boot Devicenya : terserah anda.
Instal Windows XP seperti biasanya instal pake CD kalo mau liat tutorial instal ulang pake CD lihat di sini,
#PENTING :
pada booting pertama melalui flashdisk pilih no1.TXT Mode Setup Windows XP, Never Unplug USB Drive Until After Logon untuk instal ulang windows, sedangkan pilihan no 2.GUI Mode Setup Windows XP, Continue Setup + Start XP itu untuk me repair windows anda . 
Mungkin skian dari saya dan selamat mencoba ya moga berhasil ,  :D
 

Posted By Unknown22.48

Sabtu, 03 Agustus 2013

CARA MEMBUKA PASSWORD BIOS

Filled under:

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:
Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
Memuat dan menjalankan sistem operasi
Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.
Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut “IBMBIO.COM” (IBM PC-DOS) atau “IO.SYS” (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.
Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai “kehidupan” dalam tulisan Yunani
Password Bios biasanya digunakan user untuk melindungi setting Bios pada komputer. Bila anda ingin mereset password pada Bios tidak perlu susah-susah untuk mengkoneksikan bateray CMOSnya, dengan sedikit trik pada Dos anda dapat mereset password pada Bios tersebut dengan 2 cara :
1. Clear CMOS
Cara ini kuanggap cara paling kuno sekaligus paling mudah untuk menjebol password pada BIOS. Langkahnya mudah saja, pertama buka casing penutup CPU komputer. Kemudian cari Batere bios yang bentuknya mirip-mirip dengan batere jam cuma sedikit lebih gede. Setelah ketemu perhatikan daerah di sekitar batere biasanya terdapat jumper dengan 3 pin, 2 pin terhubung dan 1 pin tidak.
Misalkan 3 pin tersebut dengan kode 1 – 2 – 3. Posisi konektor awal yang terhubung biasanya adalah 2 – 3. Untuk mereset bios caranya pindahkan posisi konektor yang menghubungkan pin 2 – 3 ke posisi 1 – 2 selama kurang lebih 5 detik. Kemudian pasang kembali ke posisi awal (2 – 3). Coba restart kembali komputer, dijamin password bios sudah lenyap.
Jika cara di atas terlihat rumit, mudahnya untuk menclear cmos adalah dengan mencopot batere BIOS kemudian memasangnya kembali. Namun dengan konsekuensi mencopot label garansi pada batere bios tersebut
2. Melalui DOS

Pertama keluarlah dari windows dengan me restart komputer anda, jalankan komputer pada MS-DOS mode, gunakan pilihan “Command Promt Only”
Pada c:prompt, ketik : DEBUG
tekan enter. Anda akan melihat tanda (-) pada DEBUG promt, kemudian ketik:
o 70 2e
pada DEBUG promt akan ditampilkan seperti -o 70 2e.
tekan enter dan ketik:
-o 71 ff
tekan enter, terakhir ketik:
Q
tekan enter, maka anda akan keluar dari DEBUG promt dan kembali pada C:> prompt.
sekarang restart kembali kompuiter anda, dan lihat hasilnya
5 detik. Kemudian pasang kembali ke posisi awal (2 – 3). Coba restart kembali komputer, dijamin password bios sudah lenyap.

Sumber:  http://and1kurniawan.wordpress.com/program-software/cara-membuka-password-bios/

Posted By Unknown20.45

KUMPULAN DAFTAR PERINTAH COMMAND PROMPT

Filled under:

Command Prompt adalah sebuah perintah dos yang terdapat pada OS windows yang dapat memudahkan user dalam menjelajahi windows baik secara online maupun offline, dan aplikasi ini bisa juga disalahgunakan oleh seorang cracker untuk menjalankan aksi-aksinya hanya dengan menggunakan command prompt.
Maka dari itu sebagai langkah antisipasi bagi anda sebagai user adalah dengan mengenal lebih jauh tentang seluk beluk dari command prompt agar bisa memahami cara kerja dan manfaatnya,  salah satu dari sekian banyak manfaat dari command prompt adalah kemampuannya untuk mendeteksi adanya virus, memisahkan virus dengan file yang diinfeksinya, mencari file induk virus hanya dengan perintah ATTRIB . Berikut dibawah ini merupakan daftar perintah-perintah yang ada pada command prompt dari A-X :

a
ADDUSERS : Tambah  daftar pengguna untuk / dari file CSV
ARP : Address Resolution Protocol
Assoc : Ubah ekstensi file  asosiasi
ASSOCIAT : Salah satu langkah asosiasi file
Attrib : Ubah atribut berkas
b
Bootcfg : Edit Windows boot settings
BROWSTAT : Dapatkan domain, info browser dan PDC
c
CACLS : Ubah file permissions
CALL : Panggil satu program batch yang lain
CD : Mengganti Directory – pindah ke Folder tertentu
Change : Ganti Terminal Server Session properties
CHKDSK : Check Disk – memeriksa dan memperbaiki masalah disk
CHKNTFS : Periksa sistem file NTFS
CHOICE : Menerima input keyboard ke sebuah file batch
CIPHER : Encrypt atau Decrypt file / folder
CleanMgr : Ototmatis membersihkan Temperatur file, recycle bin
CLEARMEM : Hapus kebocoran memori
CLIP : Salin STDIN ke Windows clipboard.
CLS : Menghapus layar (Clear The Screen)
CLUSTER : Windows Clustering
CMD : Start a new CMD shell
COLOR : Mengubah warna dari jendela CMD
COMP : Membandingkan isi dari dua file atau set file
COMPACT : Compress file atau folder pada partisi NTFS
Compress : Compress tunggal file pada partisi NTFS
CON2PRT : Menghubungkan atau memutuskan sambungan dengan Printer
CONVERT : Konversi FAT ke drive NTFS
COPY : Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
CSCcmd : clien-side caching (Offline Files)
CSVDE : Impor atau Ekspor  Active Directory data
d
DATE : Display atau mengatur tanggal
Defrag : Defragment hard drive
DEL : Menghapus satu atau lebih file
DELPROF : Hapus  profil pengguna NT
DELTREE : Menghapus folder dan semua subfolder
DevCon : Device Manager Command Line Utility
DIR : Menampilkan daftar file dan folder
DIRUSE : Tampilkan penggunaan disk
DISKCOMP : Bandingkan  isi dua floppy disk
Diskcopy : Salin isi dari satu disket ke yang lain
DISKPART : Disk Administrasi
DNSSTAT : DNS Statistik
DOSKEY : Edit baris perintah, ingat perintah, dan membuat macro
DSADD : Tambah User (komputer, group ..) ke direktori aktif
DSQUERY : Daftar item dalam direktori aktif
DSMOD : Ubah user (computer, group ..) di direktori aktif
DSRM : Hapus item dari Active Directory
e
ECHO : Menampilkan pesan di layar
ENDLOCAL : Akhir localisation  perubahan lingkungan dalam file batch
ERASE : Menghapus satu atau lebih file
EVENTCREATE : Tambahkan pesan ke Windows event log
EXIT : Keluar dari skrip arus / rutin dan menetapkan errorlevel
EXPAND : uncompress file
Ekstrak : uncompress file CAB
f
FC : Bandingkan dua file
FIND : Mencari string teks dalam sebuah file
FINDSTR : Cari  string dalam file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap satu set file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap hasil perintah lain
FOR : pengulangan perintah terhadap semua options Files, Directory, List
FORFILES : Proses Batch beberapa file
FORMAT : Format disk
FREEDISK : Periksa free disk space/disk yang tersisa (dalam bytes)
FSUTIL : File dan Volume utilitas
FTP : File Transfer Protocol
FTYPE : Tampilkan atau memodifikasi jenis file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file
g
GLOBAL : Display keanggotaan kelompok global
GOTO : Direct a batch program untuk melompat ke baris berlabel
GPUPDATE : Update pengaturan Kebijakan Grup
h
HELP : Online Help
i
ICACLS : Ubah file dan folder permissions
IF : kondisional melakukan perintah
IFMEMBER : Apakah pengguna saat ini dalam sebuah NT Workgroup
IPCONFIG : Configure IP
k
KILL : Remove program dari memori
l
LABEL : Edit disk label
LOCAL : Display keanggotaan kelompok-kelompok lokal
LOGEVENT : Menulis teks ke NT event viewer
Logoff : user log off
LOGTIME : log tanggal dan waktu dalam file
m
MAPISEND : Kirim email dari baris perintah
MBSAcli : Baseline Security Analyzer
MEM : Display penggunaan memori
MD : Buat folder baru
MKLINK : Buat link simbolik (linkd)
MODE : Mengkonfigurasi perangkat sistem
MORE : Display output, satu layar pada satu waktu
MOUNTVOL : mengelola volume mount point
MOVE : Pindahkan file dari satu folder ke yang lain
MOVEUSER : Pindahkan pengguna dari satu domain ke domain lainnya
MSG : mengirim pesan atau message
MSIEXEC : Microsoft Windows Installer
MSINFO : Windows NT diagnostics
MSTSC : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE : Cari dan Ganti teks dalam file (s)
MV : Copy in-menggunakan file
n
NET : Kelola sumber daya jaringan
NETDOM : Domain Manager
Netsh : Configure Network Interfaces, Windows Firewall & Remote akses
NETSVC : Command-line Service Controller
NBTSTAT : Tampilkan statistik jaringan (NetBIOS over TCP / IP)
NETSTAT : Display networking statistics (TCP / IP)
NOW : Tampilan  saat ini Tanggal dan Waktu
NSLOOKUP : Nama server lookup
NTBACKUP : Backup  folder ke tape
NTRIGHTS : Edit hak user account
p
PATH : Menampilkan atau menetapkan path pencarian untuk file executable
PATHPING : jejak jalur jaringan ditambah paket latensi dan kerugian
PAUSE : memenjarakan(suspend) pengolahan file batch dan menampilkan pesan
perms : Tampilkan izin untuk pengguna
PERFMON : Kinerja Monitor
PING : Menguji koneksi jaringan
POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSHD
PORTQRY : Tampilan status ports dan services
Powercfg : Mengkonfigurasi pengaturan daya
PRINT : Mencetak file teks
PRNCNFG : Display, mengkonfigurasi atau mengubah nama printer
PRNMNGR : Tambah, menghapus, daftar printer menetapkan printer default
PROMPT : Mengubah command prompt
PsExec : Proses Execute jarak jauh
PsFile : menampilkan file dibuka dari jarak jauh (remote)
PsGetSid : Menampilkan SID sebuah komputer atau pengguna
PsInfo : Daftar informasi tentang sistem
PsKill : proses mematikan berdasarkan nama atau ID proses
PsList : Daftar informasi rinci tentang proses-proses
PsLoggedOn : siapa saja yang log on (lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList : catatan kejadian log
PsPasswd : Ubah sandi account
PsService : Melihat dan mengatur layanan
PsShutdown : Shutdown atau reboot komputer
PsSuspend : proses Suspend
PUSHD : Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
q
QGREP : Cari file(s) untuk baris yang cocok dengan pola tertentu
r
RASDIAL : Mengelola koneksi RAS
RASPHONE : Mengelola koneksi RAS
Recover : perbaikan file yang rusak dari disk yang rusak
REG : Registry = Read, Set, Export, Hapus kunci dan nilai-nilai
REGEDIT : Impor atau ekspor  pengaturan registry
Regsvr32 : Register atau unregister sebuah DLL
REGINI : Ubah Registry Permissions
REM : Record comments (komentar) di sebuah file batch
REN : Mengubah nama file atau file
REPLACE : Ganti atau memperbarui satu file dengan yang lain
RD : Hapus folder (s)
RMTSHARE : Share folder atau printer
Robocopy : Copy File dan Folder secara sempurna
RUTE : Memanipulasi tabel routing jaringan
RUNAS : Jalankan program di bawah account pengguna yang berbeda
RUNDLL32 : Jalankan perintah DLL (add / remove print connections)
s
SC : Control Layanan
SCHTASKS : Jadwal perintah untuk dijalankan pada waktu tertentu
SCLIST : Tampilkan Layanan NT
SET : Display, set, atau menghapus variabel environment
SETLOCAL : Pengendalian environment visibilitas variabel
SETX : Set variabel environment secara permanen
SFC : Pemeriksa Berkas Sistem
SHARE :  Daftar atau mengedit file share atau share print
SHIFT : Shift posisi digantikan parameter dalam sebuah file batch
SHORTCUT : jendela Buat shortcut (. LNK file)
SHOWGRPS : Daftar NT Workgroups seorang pengguna telah bergabung
SHOWMBRS : Daftar Pengguna yang menjadi anggota dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN : Shutdown komputer
SLEEP : Tunggu untuk x detik
SLMGR : Software Licensing Management (Vista/2008)
SOON : Jadwal perintah untuk menjalankan dalam waktu dekat
SORT : Sort input
START : memulai sebuah program atau perintah dalam jendela terpisah
SU : Switch User
SUBINACL : Edit file dan folder Permissions, Kepemilikan dan Domain
SUBST : Associate jalan dengan huruf drive
Systeminfo : Daftar konfigurasi sistem
t
TASKLIST : Daftar menjalankan aplikasi dan services
TASKKILL : Hapus proses yang berjalan dari memori
TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem
TIMEOUT : penundaan pemrosesan dari sebuah batch file
TITLE : Mengatur judul window untuk sesi cmd.exe
TLIST : daftar tugas dengan path lengkap
TOUCH : mengganti file timestamps
Tracert : Trace route ke sebuah remote host
TREE : tampilan grafis struktur folder
TYPE : Menampilkan isi dari file teks
u
USRSTAT : Daftar domain nama pengguna dan terakhir login
v
VER : Tampilkan versi informasi
VERIFY : Pastikan bahwa file sudah disimpan
VOL : Menampilkan sebuah label disk
w
WHERE : Menempatkan dan menampilkan file dalam sebuah pohon direktori
wHOAMI : Output UserName saat ini dan manajemen domain
WINDIFF : Bandingkan isi dua file atau set file
WINMSD : Sistem Windows diagnostik
WINMSDP : Sistem Windows diagnostik II
WMIC : Perintah WMI
x
XCACLS : Ubah file dan folder permissions
XCOPY : Menyalin file dan folder

 Sumber : http://www.ss64.com, http://aditsubang.wordpress.com/2010/01/07/kumpulan-daftar-perintah-command-prompt/

Posted By Unknown20.43

Kamis, 01 Agustus 2013

Cara Penggunaan Deepfreeze Untuk Manfaat Terbaik

Filled under:

Untuk dapat hasil terbaik dari Deepfreeze, anda harus yakin dengan kondisi computer anda apakah komputer anda telah memiliki kondisi yang paling ideal buat anda.
Ideal maksudnya Windows anda masih sehat belum banyak kerusakan, dan program yang ada gunakan semuanya telah terinstall dengan baik, karena ingat ketika deepfreeze sudah dinstall, semua perubahan yang terjadi akan dihapus dan kembali ke kondisi awal sebelum ada deepfreeze <”walaupun sebenarnya deepfreeze biasa di non aktifkan apabila diperlukan perubahan”>

Hal lain yang saya sarankan ,setidaknya memiliki minimal dua partisi untuk hardisk anda. Mengapa minimal 2? Karena yang akan di freeze hanya partisi yang mengandung data O/S , sedangkan partisi yang lain tidak aka di freeze (ingat “hampir semua virus menyerang O/S Windows”. Selain itu dengan partisi data anda akan lebih aman dari virus.

Explorer
Seperti pada gambar diatas, saya membagi sebuah hardisk menjadi dua partisi, satu untuk O/S dan Software sedang yang satu lagi untuk data-data. Jadi ketika saya menggunakan Deepfreeze, yang di freeze hanya drive C yang mengandung software dan O/S. sedangkan data (drive D) tidaka saya Freeze. Sehingga ketika saya memasukkan file ke D file tersebut tetap ada walaupun computer di restart. Namun sebaliknya apabila anda menambah/merubah/menghilangkan di drive C, maka file yang anda simpan, delete atau rubah tempatnya, akan kembali seperti semula.

Secara umum saya akan memberikan langkah-langkah berdasarkan best practice dimana Windows telah di Install:
  1. Buat Partisi (apabila anda belum mempartisi hardisk anda), untuk cara mempartisi klik disini
  2. Konfigurasi agar My Documents di arahkan ke partisi data, untuk cara mempartisi klik disini
  3. Install dan konfigurasi software yang anda butuhkan missal: office, winamp, acrobat, photoshop dan lain-lain,
  4. Setelah anda yakin Software dan Windows terinstall dan dikonfigurasi dengan benar, maka lakukan instalasi DeepFreeze, untuk mendapat kan DeepFreeze anda dapat mendapatkannya di Faronics.com. Namun untuk member dan sudah memberi comment , anda dapat mendapatkan DeepFreeze disini. Ingat file instalasi deepfreeze anda jangan sampai hilang, karena file itu diperlukan untuk uninstall deepfreeze
  5. Pada saat instalasi, yakinkan bahwa yang anda freeze adalah partisi yang mengandung Windows (biasanya Drive C)
  6. Setelah instalasi , lakukan restart
  7. Setelah restart, anda akan ditanya apakah ingin membuat password atau tidak, sebaiknya buat password untuk memproteksi DeepFreeze.
  8. Anda akan melihat ikon bergambar beruang pada taskbar,yg menandakan deepfreeze sudah berfungsi

Taskbar

Penggunaan Setelah Instalasi dan Reboot
Ingat: Deepfreeze tidak muncul dalam list program yang diistall
Deepfreeze tidak ada pada list add dan remove program
Akses terhadap deepfreeze hanya bias dilakukan dalam dua cara yaitu:
  1. Shitf + Double Click pada Icen Beruang di Task bar
  2. Menekan Ctrl + Alt + Shift + F6 secara bersamaan
Maka akan muncul

password
Ingatkan tadi setelah reboot pertama kali anda diminta membuat password, jadi ketika anda mau mengakses lagi anda harus memasukkan password yang tadi.
Setelah itu akan muncul
thawed

BOOT CONTROL
Boot Control adalah bagian yang paling anda perlukan karena disinilah anda dapat mengatur deepfreeze anda.
  • Boot frozen : apabila anda memilih ini, computer anda akan tetap di freeze setiap kali boot.
  • Boot Thawed on Next: computer akan di unfreeze untuk sekian kali restart, klo anda pilih 2 maka selama dua kali restart, program deepfreeze akan di non aktifkan atau di unfreeze. Lebih dari 2, computer anda akan di freeze kembali (akan muncul tanda X pada icon beruang)
  • Boot Thawed: apabila memilih ini, setelah computer anda restart, computer anda akan di unfreeze dalam waktu yang tidak terbatas, sampai anda men setting kembali. (akan muncul tanda X pada icon beruang)
Nah, apabila anda ingin membuat perubahan pada Drive C (berisi Windows dan Software), anda dapat memilih opsi 2 atau 3. Tergantung keperluan anda.

Posted By Unknown17.03

Trik CMD Yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

Filled under:

CMD atau lebih dikenal dengan Command Prompt merupakan fitur pada komputer anda untuk menjalankan perintah-perintah dalam Windows. Pada akhir 80 an dan awal 90 an sebelum sistem operasi Windows rilis dipasaran, CMD atau DOS Command Prompt merupakan fitur utama didalam komputer.
Perintah dalam CMD sangatlah banyak. Beberapa perintah standar pada cmd pernah ditulis pada artikel sebelumnya Daftar Perintah Sederhana Pada DOS. Pada tulisan kali ini akan membahas lebih lanjut beberapa Trik CMD yang mungkin tidak anda ketahui.
Untuk membuka fitur cmd dapat melalui Start > Run. ketikkan cmd lalu tekan Enter.

Trik CMD – Multi command


Dalam cmd terdapat perintah untuk menjalankan lebih dari satu perintah secara bersamaan yaitu dengan menambahkan tanda && sebagai penyambung.
Misalnya anda ingin menjalankan perintah ipconfig dan netstat. Maka dapat mengetikkan keduanya secara langsung menjadi ipconfig && netstatt.
Anda dapat menambahkan perintah yang tak terbatas jumlahnya hanya dengan menambahkan fungsi && sebagai penghubung.

Trik CMD – Membuka CMD Dari Folder

Trik CMD
Salah satu hal yang membuat Command Prompt menjadi rumit adalah mengharuskan anda untuk mengetikkan perintah setiap kali ingin melakukan proses atau aktifitas, termasuk dalam browse folder. Pada Windows 7, terdapat fitur untuk menjalankan fitur cmd secara langsung pada folder yang ingin dijalankan command prompt melalui windows explorer. Caranya adalah dengan menekan tombol SHIFT lalu klik kanan pada folder yang bersangkutan. Akan terdapat menu tambahan bernama Open command window here.

Trik CMD – Fungsi Drag & Drop

Trik CMD
Salah satu trik cmd lainnya yang bisa anda gunakan ketika anda bekerja dengan perintah command prompt adalah kemampuan untuk melakukan drag & drop (klik-tahan-pindahkan-lepas) secara langsung dari folder yang dituju, ke jendela layar command prompt. Sehingga lokasi dari folder tersebut akan terketik secara cepat di layar perintah cmd tersebut.

Trik CMD – History Command

Trik CMD
Dalam CMD terdapat perintah untuk melihat daftar history perintah yang anda ketikkan sebelum-sebelumnya, yaitu melalui perintah doskey /history.

Sumber: http://www.ilmu-komputer.org/trik-cmd-yang-mungkin-tidak-anda-ketahui.html

Posted By Unknown00.00